Tag Archives: perawat

Malaikat Berbaju Putih

Malaikat Berbaju Putih

This noon, barusan nengokin temen ortu yang sedang sakit di sebuah rumah sakit di pojokan Bunderan UGM. Setelah udah berapa lama ya…terakir ke rumah sakit..? Yang jelas, hari ini aku melihat peran seorang perawat dengan kedua belah mata penuh..(ga sebelah mata lagi). Bukannya karena aku mendiskreditkan mbak-mbak berbaju putih itu sebelum ini… hanya selama ini belum pernah berpikir serius tentang mereka. Teman-teman yang berkecimpung di bidang medis juga semuanya berprofesi dokter, kebetulan ga ada kenalan perawat.

Dan hari ini, karena kebetulan beliau sang pasien membutuhkan banyak perhatian dan pelayanan, aku jadi berkesempatan menyaksikan mbak2 suster menjalankan pekerjaannya.

“Kados pundi Pak?” .. tangannya memapah punggung bapak pasien sembari membetulkan posisi dan menggemburkan bantal. Tutur kata dan kalimatnya friendly, alih-alih berkesan kasihan atau sendu, wajahnya tersenyum. Gerak-geriknya sopan tapi cekatan. Setia meladeni keluarga pasien saat ditanya atau sekedar diajak ngobrol, basa-basi.

Ternyata ga cuma badut atau penyiar radio yang harus menjaga mood baik saat bekerja. Ternyata perawat pun demikian. Ga cukup ‘cuma’ capek melayani, merawat, dan nungguin pasien aja…mbak-mbak suster ini juga harus siap sedia tersenyum. Karena mereka ikut menentukan kondisi psikis pasien. Perawat yang ramah, baik dan murah senyum tentu akan sedikit (ato banyak..) memberikan keteduhan dan ketenangan bagi pasiennya, separah apapun penyakit yang dideritanya. Belum lagi kalo perawatnya cantik… (baru aja tadi malem nyinggung tentang suster cantik di sms untuk Greg)

Hmm..ralat.. Plus satu award lagi untuk profesi perawat.. Karena, setelah dipikir lagi.. badut, dan penyiar radio ‘hanya’ perlu mengatasi masalah pribadi mereka untuk jaga mood. Sementara, seorang perawat yang mengalami bad day, mungkin masih bisa tambah bete saat menghadapi pasien yang rewel nan galak..! Pekerjaan mereka benar-benar murni pengabdian. Ga ada kesempatan untuk memperkaya diri dengan praktek pribadi seperti seorang dokter, dan ga ada jenjang karir atau spesialisasi yang bisa diambil untuk meningkatkan level profesi. Perawat ya hanya perawat.

What a noble job…