Tag Archives: baptis

Namesake

Namesake

Saya dan kedua adik perempuanku diwariskan nama-nama indah oleh mama. Kenapa saya bilang indah? Bukan karena besar kepala sok merasa nama sendiri bagus. Tapi karena nama-nama tersebut kaya makna dan kaya bahasa.

Saya setuju sepenuh hati gubahan Shakespeare; “what’s in a name? that which we call a rose by any other name would smell as sweet.” Atau dalam bahasa negara saya; “apalah arti sebuah nama?” Terutama saat nama itu melekat pada seorang individu, ia tak akan mempengaruhi kehidupan orang itu baik internal maupun eksternal, secara relatif signifikan.

But, please bear with me for a moment, while I’m telling you a short elaboration of our names.

Nama kami bertiga terdiri dari tiga kata. Kata pertama, yang merupakan nama baptis kami dengan sendirinya adalah nama santo/santa yang beraroma telenovela. Jadi, berbahasa Latin. Kata kedua diambil dari bahasa Sanskerta. Jadi, ada pengaruh Hindu disana. Kata terakhir dari nama kami bisa dibilang bahasa Indonesia murni, meskipun ada pengaruh Jawa.

Nama kami adalah:

Leonardia Acynthia Putri : Leonardia merupakan transformasi gender dari nama Leonardus, seorang santo ordo Fransiskan yang menjunjung tinggi kegiatan-kegiatan liturgis gereja Katolik. Ia dinobatkan sebagai santo pelindung misi-misi paroki. Nama Leonardus dipilih mama untuk mengenang almarhum opa mama yang tutup usia saat kandungan mama masih berusia 7 bulan. Acynthia…adalah nama besar. Secara harfiah dalam bahasa Sanskerta ia berarti ‘yang tak dapat digambarkan, yang tak dapat dipahami, inconceivable’. Secara khusus, kata ini digunakan sebagai sebutan generik untuk kata Tuhan dalam ajaran Hindu. Dan makna Putri, tak perlu dijelaskan panjang, berarti anak perempuan.

Joanna Anindhita Dewi : Joanna adalah nama salah satu perempuan pengikut Yesus, dan merupakan teman Maria Magdalena. Ia membantu menyediakan kebutuhan Yesus dan 12 rasulnya, dan kemudian dikenal juga sebagai salah satu murid Yesus. Joanna juga merupakan salah satu perempuan yang menemukan kuburan kosong Yesus dan bertemu malaikat di situ. Anindhita atau Anindita mempunyai makna ‘yang terhormat, yang berbudi luhur’ dalam bahasa Sanskerta. Nama Dewi, adalah bahasa Indonesia untuk dewa perempuan.

Agustina Sita Hapsari : Agustina adalah kesalahan yang dibuat oleh petugas catatan sipil. Seharusnya adalah Augustina, mengambil dari nama Augustinus, seorang filsuf, teolog dan pujangga gereja yang baru memeluk Katolik pada umur 32 tahun. Pada akhir masa hidupnya mengabdi sebagai Uskup di Hippo, Algeria. Sita, juga suatu kesilapan dari keinginan mama sebenarnya, yaitu Shita. Sita adalah istri Rama dalam epos Ramayana, yang kemudian menjadi simbol kesetiaan dan kebajikan wanita. Ia juga dipercaya sebagai titisan dewi Lakshmi (dewi kesuburan dan kekayaan hasil bumi) karena ia muncul dari parit sawah yang dibajak Janaka, yang kemudian menjadi sang ayah. Secara harfiah berarti ‘parit, galur lahan sawah’. Yeah, tidak terdengar terlalu mulia bila diartikan harfiah. Shita, adalah versi India dari Sita. Hapsari, seperti yang sudah banyak diketahui adalah kata lain dari bidadari.

Okay, done. Sekian pemaparan singkat dari hasil pencarian saya atas makna nama kami.

Untaian nama, sekiranya adalah doa dan harapan orangtua untuk anak-anaknya. Dan hanya sebatas itu saja rentang pemaknaan nama seseorang. Selain tentu saja untuk memudahkan kita mengidentifikasi seorang dari yang lain. Di luar itu, nama adalah sebatas nama. Perwujudan pada diri sang penyandang, hanya sebesar dimensi kartu tanda penduduk di dompet masing-masing.