Tag Archives: amsal

Berserah

Berserah

Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar pada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. –Amsal 3:5-6

Layaknya manusia, lagi-lagi saya jatuh lupa. Saya lupa untuk pasrah dan memohon. Saat keadaan tampak mulai condong memihak, saya bergayut kencang pada peruntungan, diam-diam berseri pada kemenangan.

Dan ketika situasi tiba-tiba berbalik buruk, saya merasa dipermainkan oleh tali nasib. Saya seperti terjerembab karena besar kepala.

Padahal saya hanya diingatkan kembali, bahwa pemilik kehidupan itu punya rencana sendiri. Bahwa selama ini saya bersandar pada harapan dan keyakinan, tapi mungkin lupa memanjatkannya dalam doa dan menyerahkannya dalam pasrah.

Tuhan, ajari saya untuk melupakan semua standar duniawi dan mengingat hanya satu hal saja: hidup kami ini di dalam tanganMu dan di atas jalan kebenaranMu. Kebahagiaan kami tidak terletak pada pandangan dan ukuran manusia. Kebahagian kami bersumber hanya padaMu yang merajai hati kami.

Dan bantu saya, Tuhan, untuk mempersembahkan cinta dan talenta dariMu pada orang-orang terdekat saya, alih-alih menghabiskannya percuma untuk sesuatu yang semu dan angan kosong.

Saat kecewa maupun sedih, manusia seringkali sibuk mengubur diri di dalamnya. Kita merasa berhak punya waktu untuk itu. Kita sibuk merawat hati sendiri sampai kadang melupakan kewajiban menjadi sesama manusia; saling mencintai dan menolong. Saat itu kita merasa diri kita perlu perhatian dari orang lain, dan tidak perlu memperhatikan orang lain.

Semoga saya tidak sampai menjadi manusia itu. Cukup jatuh lupa sebentar, tak mau berlama-lama di kubangan, segera bangkit lagi untuk menjadi manusia yang terbarukan.